
Tak pernah aku sangka bahwa aku bisa jadi ketos ( ketua osis ) buat yang kedua kalinya. dulu waktu SMP aku terpilih menjadi Ketos, dan pada bulan november 2009 lalu, aku terpilih lagi menjadi Ketos di SMA-ku tercinta. wah2, awalnya seneng, tapi begitu dijalanin, bener2 harus kuat mental!!aku belajar banyak dari organisasi yang kupimpin. gimana sih caranya manage waktu yang bener, mana waktu buat mikirin organisasi, dan mana waktu buat mikirin pelajaran. nggak nutup kemungkinan aku jadi sering nggak ikut pelajaran di kelas karena harus nyiapin bahan buat suatu kegiatan. dan nggak menutup kemungkinan juga aku jadi stres, suka uring2an, berat badanku turun, tapi setelah kupikir2, itu konsekuensi jadi pemimpin di duatu organisasi.
Aku yakin aku bisa jalanin tanggung jawabku sbg KETOS, sbg murid yang bisa menghasilkan prestasi walaupun disibukkan sama berbagai kegiatan. banyak kritik dan saran selama 6 bulan ini aku jadi KETOS. ada yang suka dan ada yang benci. pengen nangis tapi katanya pemimpin itu nggak boleh cengeng. Untungnya aku punya temen2 yang bisa ngertiin aku, anggota2 yang bisa diandalkan dan bisa bantu aku dalam melakukan kegiatan OSIS.
Kalo' ada yang tanya, " enak nggak sih jadi KETOS? "..enak atau nggaknya itu menurutku tergantung dari individu yang ngelakuinnya. kalo' bisa manage waktu antara OSIS dan belajar, juga bisa kuat mental dengan cercaan dari orang lain yang nggak suka sama organisasi yang kupimpin, absolutely jawabanku adalah " enak donk! "
Walaupun harus siap mental dan hati karena sering dapet cercaan dari orang lain, aku harus percaya bahwa AKU BISA. 54% menurutku bukan angka yang kecil. lebih dari setengah warga sekolah percaya bahwa aku bisa jadi 'stick holder' di OSIS. yahh begini lah SUKA-DUKA JADI KETOS.
.jpg)






